Minggu, 05 April 2015

LG Umumkan 4 Ponsel "Lolipop" Kelas Menengah

KOMPAS.com - LG mengumumkan kehadiran empat smartphone baru yang akan ditampilkan dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2015. Seluruh lini baru ini menggunakan sistem operasi Android 5.0 Lollipop.

Secara spesifikasi, perusahaan elektronik Korea Selatan itu membekali ponsel-ponsel tersebut dengan perangkat tingkat menengah. Mereka berharap kinerja lini ini bisa memuaskan serta menjadi penunjang gaya bagi penggunanya.

Dikutip KompasTekno dari The Next Web, Selasa (24/2/2015) empat ponsel pintar LG tersebut adalah Magna, Spirit, Leon dan Joy. Masing-masing model pun dibekali dukungan jaringan 4G LTE atau 3G.

"Desain versi 3G dan 4G LTE nyaris identik. Bedanya model yang mendukung 4G LTE memiliki cover yang terbuat dari logam, sedangkan model yang mendukung teknologi 3G memiliki cover belakang terbuat dari plastik," tulis LG dalam keterangan resminya

Seluruh lini produk baru itu menggunakan prosesor quad core 1,2 GHz atau 1,3 GHz tergantung pasar tempat perilisannya. Sayangnya LG tak mengungkap harga atau kapan empat ponsel itu akan mulai dijual.

Spesifikasi lain yang telah diketahui tentang empat ponsel itu antara lain:

LG Magna
 
Layar: 5 inci HD (294 ppi)
RAM: 1GB
Memori internal: 8 GB
Kamera: belakang 8 megapiksel, depan 5 megapiksel
Baterai: 2,540mAh
Jaringan: LTE Cat. 4 / HSPA+ 21Mbps
 
LG Spirit

Layar: 4.7 inci HD (312 ppi)
RAM: 1GB
Memori internal: 8 GB
Kamera: belakang 8 megapiksel, depan 5 atau 1 megapiksel (tergantung negara tempat perilisan)
Baterai: 2,100 mAh
Jaringan: LTE Cat. 4 / HSPA+ 21Mbps
 
LG Leon

Layar: 4.5 inci FWVGA (220 ppi)
RAM: 1GB
Memori internal: 8 GB
Kamera: belakang 8 megapiksel, depan 5 megapiksel atau VGA (tergantung negara tempat perilisan)
Baterai: 1,900 mAh
Jaringan: LTE Cat. 4 / HSPA+ 21Mbps
 
LG Joy

Layar: 4.0 inci WVGA (233 ppi)
RAM: 1 GB atau 512 MB (tergantung negara tempat perilisan)
Memori internal: 8 GB atau 4 GB (tergantung negara tempat perilisan)
Kamera: belakang 5 megapiksel, depan VGA
Baterai: 1,900 mAh
Jaringan: LTE Cat. 4 / HSPA+ 21Mbps
Read More

"Smartwatch" HTC Pakai RTOS, Ramah Android dan iOS

KOMPAS.com — HTC berniat memakai sistem operasi buatannya sendiri untuksmartwatch berkode Petra. Sistem operasi tersebut kabarnya dirancang agar bisa akur dan dihubungkan dengan Android 4.4 ke atau iOS 7 ke atas.

Perusahaan asal Taiwan ini menyebut sistem operasi itu sebagai RTOS. Selain soal sistem operasi, bocoran yang disebarkan oleh Upleaks itu juga mengungkap spesifikasi arloji pintar tersebut itu.

Seperti dikutip KompasTekno dari Cnet, Selasa (17/2/2015), jam tangan pintar itu memiliki layar POLED 1,8 inci dengan resolusi 320 x 160 piksel dan bobot 23 gram. Selain itu, ada juga fitur berupa pengendali musik dan kamera, alarm, timer, serta stopwatch.

HTC Petra pun mirip dengan smartwatch yang sudah beredar saat ini. Saat jam tangan ini benar-benar meluncur di pasar, pengguna bisa memanfaatkannya untuk mencatat pola tidur, aktivitas, serta sebagai peranti notifikasi smartphone.

Desas-desus lainnya adalah jam tangan pintar tersebut akan memiliki kemampuan anti-air dan anti-debu sehingga cocok untuk pengguna yang aktif. Baterainya pun dibuat mampu menyuplai tenaga hingga tiga hari.

Sebelumnya, tidak banyak bocoran yang diketahui soal smartwatch dari produsen gadgetasal Taiwan itu. Hanya sebuah smartwatch bersistem operasi Android Wear yang terungkap.

Hingga saat ini belum juga terungkap waktu peluncuran gadget mungil ini. Ada dugaan kuat HTC akan meluncurkannya dalam Mobile World Congress 2015 di Barcelona, 1 Maret mendatang.
Read More

Smartphone OS Ubuntu Akhirnya Terwujud

KOMPAS.com - Canonical akhirnya merilis smartphone pertama buatannya yang menggunakan sistem operasi Ubuntu. Perusahaan piranti lunak open source tersebut mewujudkannya lewat kerjasama dengan Meizu dan BQ.

Baik Meizu atau BQ, keduanya sama-sama berpengalaman sebagai pembuat gadget. Meizu berasal dari China, sementara BQ berasal dari Spanyol. 

Rencana Canonical membuat smarthone Ubuntu bersama kedua produsen gadgettersebut terdengar sejak setahun silam, namun baru terwujud saat ini.

Seperti dikutip KompasTekno dari Engadget, Senin (9/2/2015), smartphone bersistem operasi Ubuntu tersebut diberi nama Aquaris E 4.5 dan sementara ini diluncurkan untuk pasar Eropa terlebih dahulu.

BQ sendiri sebenarnya sudah pernah mengeluarkan smartphone bernama Aquaris E 4.5. Bedanya adalah Aquaris E 4.5 orisinil mengadopsi sistem operasi Android, sementara edisi terbarunya ini menggunakan sistem operasi Ubuntu.

Spesifikasinya termasuk kategori menengah dengan dapur pacu berupa prosesor MediaTek quad core 1,3 GHz serta RAM 1 GB. Memori internal yang disematkan di dalamnya pun hanya berkapasitas 8 GB.

Untuk layarnya, BQ menggunakan panel IPS 4,5 inci yang memiliki ketajaman 540 x 960 piksel. Pengguna yang suka memotret juga mendapatkan "senjata" berupa kamera depan berketajaman 5 megapiksel serta kamera utama setajam 8 megapiksel.

Ubuntu

Nama Ubuntu berasal dari ungkapan filosofis Afrika Selatan yang berarti kemanusiaan terhadap orang lain. Ubuntu selama ini dikenal sebagai sistem operasi open-source yang dibuat oleh Canonincal untuk komputer desktop.

Dalam perkembangannya, Canonical memutuskan untuk membuat sistem operasi tersebut dalam versi mobile. Hasilnya adalah Ubuntu Phone yang kini digunakan pada smartphone BQ Aquaris E 4.5.

Meski saat ini mereka hanya hadir di pasar Eropa, Canonical tetap yakin sistem operasi tersebut akan tumbuh berpengaruh di dunia. "Kami akan menuju pasar. Tapi ini merupakan proses bertahap dan penuh pertimbangan. Langkah ini adalah tindakan yang kami lalukan dengan telaten sepanjang waktu," terang Vice President of Mobile Canonical Cristian Parrino.
Read More

Ini Spesifikasi 3 Android One di Indonesia

KOMPAS.com - Tiga produsen ponsel lokal, Evercross, Mito, dan Nexian akan merilis produk ponsel murah Android One di Indonesia dalam waktu dekat ini. Ketiga produk tersebut adalah One X dari Ecercoss, Impact dari Mito, dan Journey dari Nexian.

Ketiganya ternyata dibekali spesifikasi hardware yang sama. Yang terlihat berbeda hanya tampilan luarnya.

Pantauan KompasTekno di situs resmi Android One, Rabu (4/2/2015), baik One X, Impact, dan Journey sama-sama mengusung layar berukuran 4,5 inci dengan dukungan resolusi FWVGA 854 x 480 piksel.

Android One dari ketiganya dipersenjatai dengan prosesor Cortex A7 1,3 GHz quad-core yang dikombinasikan dengan RAM 1 GB.

Untuk keperluan menjepret gambar, perangkat tersebut dilengkapi kamera utama atau kamera bagian belakang 5 megapiksel. Sementara, untuk bagian depan, terdapat kamera 2 megapiksel.

Spesifikasi lainnya adalah media penyimpanan internal 8 GB yang dapat ditingkatkan hingga 32 GB dengan menggunakan kartu MicroSD, baterai 1.700 mAh, dan dukungan terhadap dua kartu SIM berukuran mikro.

Android One sendiri nantinya bisa diperoleh di jaringan toko Erafone, Global Teleshop, Okeshop, dan Selular Shop.

Android One adalah program penyediaan ponsel terjangkau dari Google yang ditujukan untuk negara berkembang. Pabrikan ponsel rekanan Google bisa menggunakan rancangan dasar smartphone Android One untuk membuat produk masing-masing. 

Harga perangkat Android One yang akan beredar di Indonesia belum dicantumkan di situs Google. Saat pertama kali diluncurkan di India September lalu, ponsel-ponsel Android One dibanderol di kisaran harga 100 dollar AS atau sekitar Rp 1,3 juta.

Berikut spesifikasi singkat dari Evercoss One X, Mito Impact, dan Nexian Journey:

 Android One
Bentang layar4,5 inci
Resolusi layar854 x 480 piksel
ProsesorCortex A7 1,3 GHz quad-core
RAM1 GB
Kamera Belakang5 megapiksel
Kamera Depan2 megapiksel
Internal storage8 GB
Micro SDHingga 32 GB
Baterai1.700 mAh
SIM CardDual Micro SIM
Sistem operasiAndroid 5.1 Lollipop
Editor: Reza Wahyudi
Read More

Raup Rp 921 Triliun, Apple Jadi Perusahaan Paling Untung Sedunia

KOMPAS.com - Raksasa teknologi Apple mendulang prestasi menakjubkan pada kuartal IV 2014. Perusahaan berlogo apel tergigit ini meraih total pendapatan 74 miliar dolar AS atau setara Rp 921 triliun dalam waktu tiga bulan.

Dilansir KompasTekno (28/1/2015) dari Gigaom, pendapatan bersih Apple sebesar 18 miliar dolar AS atau setara Rp 225 triliun. Angka ini menjadikan Apple sebagai perusahaan dengan rekor pendapatan per kuartal tertinggi sepanjang sejarah dunia.

Sebelumnya, rekor dipegang Gazprom, perusahaan gas alam terbesar di dunia milik Rusia. Perusahaan itu pernah meraup keuntungan 16,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp 200 triliun. 

Jika dirunut, setiap jam Apple meraup keuntungan 8,3 juta dolar AS atau sekitar Rp 103 miliar.

CEO Apple, Tim Cook pun mengaku terkejut dengan keuntungan yang diraih. "Angka ini sulit dipahami. 34.000 iPhone terjual setiap jam, 24 jam per hari, setiap hari sepanjang kuartal ini," ia menjelaskan.

Berdasarkan data penjualan, iPhone berkontribusi paling besar terhadap keuntungan Apple. Apalagi, tahun lalu iPhone menelurkan iPhone 6. 

"iPhone 6 adalah produk terpopuler pada kuartal sebelumnya. Tapi penjualan sebesar 74,5 juta membuktikan bahwa semua iPhone adalah populer," Cook menjelaskan.
Read More

Sabtu, 04 April 2015

Microsoft Resmikan Spartan Sebagai Pengganti IE

KOMPAS.com - Bersamaan dengan pengenalan sistem operasi Windows 10 ke publik, Microsoft juga memperkenalkan peramban (browser) baru pengganti Internet Explorer yang diberi nama Project Spartan.

Namun, peramban baru yang sebelumnya santer dirumorkan tersebut nampaknya belum akan disertakan dalam versi Preview Windows 10. Belum pasti kapan Micorosft akan menyediakan Spartan bagi pengembang dan pengguna Windows 10. 

Joe Belfiore, Corporate Vice President Operating Systems Group Microsoft, dalam presentasinya saat memperkenalkan Spartan juga tidak menyebut detail teknis mesin peramban baru Microsoft itu.

Dikutip KompasTekno dari Tech Crunch, Rabu (21/1/2015) Belfiore hanya menyebut mesin baru yang diusung Spartan bisa menarik minat pengguna Windows di masa mendatang untuk menjajal Windows 10.

Seperti bocoran-bocoran sebelumnya, browser Spartan akan mendukung fitur asisten virtual Cortana yang akan menampilkan beragam informasi di halaman web yang sedang dibuka pengguna.

Tab di browser Spartan yang berada di sisi atas juga akan menampilkan preview kecil dari halaman web yang sedang berjalan. "Fokusnya adalah konten di halaman tersebut," demikian ujar Belfiore.

Sementara dalam hal desain, Spartan lebih fokus pada kesederhanaan. Microsoft belum menujukkan fitur wajib yang dimiliki browser lain, seperti halaman bookmark dan detail lainnya.

Untuk melihat seperti apa detail browser terbaru Microsoft ini, pengguna masih harus menunggu hingga mereka merilis Windows 10 Preview dengan Spartan.
Read More

Xiaomi Rilis Mi Note Pro, Phablet dengan RAM 4 GB

BEIJING, KOMPAS.com - Secara mengejutkan, pada hari Kamis (15/1/2015), Xiaomi merilis dua smartphone Android secara sekaligus. Setelah memperkenalkan Mi Note, CEO Xiaomi Lei Jun juga memperkenalkan phablet lain bernama Mi Note Pro.

Wartawan KompasTekno, Reska K. Nistanto berkesempatan hadir dalam acara perkenalan dua perangkat tersebut di Beijing, Tiongkok.

Xiaomi Mi Note Pro hadir dengan bentang layar yang sama dengan Mi Note, yaitu 5,7 inci. Bedanya, dukungan resolusi Note Pro jauh lebih besar, QHD 2.560 x 1.440 piksel. Sementara, Mi Note mendukung resolusi Full HD 1.920 x 1.080 piksel.

Dari segi "jeroan", ia dipersenjatai dengan prosesor Snapdragon 810 64 bit octa-core dari Qualcomm dan chip grafis GPU Adreno 430. Kedua chip tersebut dikombinasikan dengan RAM sebesar 4 GB.

Media penyimpanan internal dari Mi Note Pro cukup besar. Perangkat tersebut memiliki ROM atau penyimpanan internal sebesar 64 GB.

Perangkat ini juga mendukung jaringan 4G LTE Cat 9 yang dapat mengunduh data dengan kecepatan hingga 450 Mbps.

Mi Note Pro sendiri akan dijual dengan harga 3.299 Yuan atau sekitar Rp 6,7 juta.
Read More