Minggu, 05 April 2015

LG Umumkan 4 Ponsel "Lolipop" Kelas Menengah

KOMPAS.com - LG mengumumkan kehadiran empat smartphone baru yang akan ditampilkan dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2015. Seluruh lini baru ini menggunakan sistem operasi Android 5.0 Lollipop.

Secara spesifikasi, perusahaan elektronik Korea Selatan itu membekali ponsel-ponsel tersebut dengan perangkat tingkat menengah. Mereka berharap kinerja lini ini bisa memuaskan serta menjadi penunjang gaya bagi penggunanya.

Dikutip KompasTekno dari The Next Web, Selasa (24/2/2015) empat ponsel pintar LG tersebut adalah Magna, Spirit, Leon dan Joy. Masing-masing model pun dibekali dukungan jaringan 4G LTE atau 3G.

"Desain versi 3G dan 4G LTE nyaris identik. Bedanya model yang mendukung 4G LTE memiliki cover yang terbuat dari logam, sedangkan model yang mendukung teknologi 3G memiliki cover belakang terbuat dari plastik," tulis LG dalam keterangan resminya

Seluruh lini produk baru itu menggunakan prosesor quad core 1,2 GHz atau 1,3 GHz tergantung pasar tempat perilisannya. Sayangnya LG tak mengungkap harga atau kapan empat ponsel itu akan mulai dijual.

Spesifikasi lain yang telah diketahui tentang empat ponsel itu antara lain:

LG Magna
 
Layar: 5 inci HD (294 ppi)
RAM: 1GB
Memori internal: 8 GB
Kamera: belakang 8 megapiksel, depan 5 megapiksel
Baterai: 2,540mAh
Jaringan: LTE Cat. 4 / HSPA+ 21Mbps
 
LG Spirit

Layar: 4.7 inci HD (312 ppi)
RAM: 1GB
Memori internal: 8 GB
Kamera: belakang 8 megapiksel, depan 5 atau 1 megapiksel (tergantung negara tempat perilisan)
Baterai: 2,100 mAh
Jaringan: LTE Cat. 4 / HSPA+ 21Mbps
 
LG Leon

Layar: 4.5 inci FWVGA (220 ppi)
RAM: 1GB
Memori internal: 8 GB
Kamera: belakang 8 megapiksel, depan 5 megapiksel atau VGA (tergantung negara tempat perilisan)
Baterai: 1,900 mAh
Jaringan: LTE Cat. 4 / HSPA+ 21Mbps
 
LG Joy

Layar: 4.0 inci WVGA (233 ppi)
RAM: 1 GB atau 512 MB (tergantung negara tempat perilisan)
Memori internal: 8 GB atau 4 GB (tergantung negara tempat perilisan)
Kamera: belakang 5 megapiksel, depan VGA
Baterai: 1,900 mAh
Jaringan: LTE Cat. 4 / HSPA+ 21Mbps
Read More

"Smartwatch" HTC Pakai RTOS, Ramah Android dan iOS

KOMPAS.com — HTC berniat memakai sistem operasi buatannya sendiri untuksmartwatch berkode Petra. Sistem operasi tersebut kabarnya dirancang agar bisa akur dan dihubungkan dengan Android 4.4 ke atau iOS 7 ke atas.

Perusahaan asal Taiwan ini menyebut sistem operasi itu sebagai RTOS. Selain soal sistem operasi, bocoran yang disebarkan oleh Upleaks itu juga mengungkap spesifikasi arloji pintar tersebut itu.

Seperti dikutip KompasTekno dari Cnet, Selasa (17/2/2015), jam tangan pintar itu memiliki layar POLED 1,8 inci dengan resolusi 320 x 160 piksel dan bobot 23 gram. Selain itu, ada juga fitur berupa pengendali musik dan kamera, alarm, timer, serta stopwatch.

HTC Petra pun mirip dengan smartwatch yang sudah beredar saat ini. Saat jam tangan ini benar-benar meluncur di pasar, pengguna bisa memanfaatkannya untuk mencatat pola tidur, aktivitas, serta sebagai peranti notifikasi smartphone.

Desas-desus lainnya adalah jam tangan pintar tersebut akan memiliki kemampuan anti-air dan anti-debu sehingga cocok untuk pengguna yang aktif. Baterainya pun dibuat mampu menyuplai tenaga hingga tiga hari.

Sebelumnya, tidak banyak bocoran yang diketahui soal smartwatch dari produsen gadgetasal Taiwan itu. Hanya sebuah smartwatch bersistem operasi Android Wear yang terungkap.

Hingga saat ini belum juga terungkap waktu peluncuran gadget mungil ini. Ada dugaan kuat HTC akan meluncurkannya dalam Mobile World Congress 2015 di Barcelona, 1 Maret mendatang.
Read More

Smartphone OS Ubuntu Akhirnya Terwujud

KOMPAS.com - Canonical akhirnya merilis smartphone pertama buatannya yang menggunakan sistem operasi Ubuntu. Perusahaan piranti lunak open source tersebut mewujudkannya lewat kerjasama dengan Meizu dan BQ.

Baik Meizu atau BQ, keduanya sama-sama berpengalaman sebagai pembuat gadget. Meizu berasal dari China, sementara BQ berasal dari Spanyol. 

Rencana Canonical membuat smarthone Ubuntu bersama kedua produsen gadgettersebut terdengar sejak setahun silam, namun baru terwujud saat ini.

Seperti dikutip KompasTekno dari Engadget, Senin (9/2/2015), smartphone bersistem operasi Ubuntu tersebut diberi nama Aquaris E 4.5 dan sementara ini diluncurkan untuk pasar Eropa terlebih dahulu.

BQ sendiri sebenarnya sudah pernah mengeluarkan smartphone bernama Aquaris E 4.5. Bedanya adalah Aquaris E 4.5 orisinil mengadopsi sistem operasi Android, sementara edisi terbarunya ini menggunakan sistem operasi Ubuntu.

Spesifikasinya termasuk kategori menengah dengan dapur pacu berupa prosesor MediaTek quad core 1,3 GHz serta RAM 1 GB. Memori internal yang disematkan di dalamnya pun hanya berkapasitas 8 GB.

Untuk layarnya, BQ menggunakan panel IPS 4,5 inci yang memiliki ketajaman 540 x 960 piksel. Pengguna yang suka memotret juga mendapatkan "senjata" berupa kamera depan berketajaman 5 megapiksel serta kamera utama setajam 8 megapiksel.

Ubuntu

Nama Ubuntu berasal dari ungkapan filosofis Afrika Selatan yang berarti kemanusiaan terhadap orang lain. Ubuntu selama ini dikenal sebagai sistem operasi open-source yang dibuat oleh Canonincal untuk komputer desktop.

Dalam perkembangannya, Canonical memutuskan untuk membuat sistem operasi tersebut dalam versi mobile. Hasilnya adalah Ubuntu Phone yang kini digunakan pada smartphone BQ Aquaris E 4.5.

Meski saat ini mereka hanya hadir di pasar Eropa, Canonical tetap yakin sistem operasi tersebut akan tumbuh berpengaruh di dunia. "Kami akan menuju pasar. Tapi ini merupakan proses bertahap dan penuh pertimbangan. Langkah ini adalah tindakan yang kami lalukan dengan telaten sepanjang waktu," terang Vice President of Mobile Canonical Cristian Parrino.
Read More

Ini Spesifikasi 3 Android One di Indonesia

KOMPAS.com - Tiga produsen ponsel lokal, Evercross, Mito, dan Nexian akan merilis produk ponsel murah Android One di Indonesia dalam waktu dekat ini. Ketiga produk tersebut adalah One X dari Ecercoss, Impact dari Mito, dan Journey dari Nexian.

Ketiganya ternyata dibekali spesifikasi hardware yang sama. Yang terlihat berbeda hanya tampilan luarnya.

Pantauan KompasTekno di situs resmi Android One, Rabu (4/2/2015), baik One X, Impact, dan Journey sama-sama mengusung layar berukuran 4,5 inci dengan dukungan resolusi FWVGA 854 x 480 piksel.

Android One dari ketiganya dipersenjatai dengan prosesor Cortex A7 1,3 GHz quad-core yang dikombinasikan dengan RAM 1 GB.

Untuk keperluan menjepret gambar, perangkat tersebut dilengkapi kamera utama atau kamera bagian belakang 5 megapiksel. Sementara, untuk bagian depan, terdapat kamera 2 megapiksel.

Spesifikasi lainnya adalah media penyimpanan internal 8 GB yang dapat ditingkatkan hingga 32 GB dengan menggunakan kartu MicroSD, baterai 1.700 mAh, dan dukungan terhadap dua kartu SIM berukuran mikro.

Android One sendiri nantinya bisa diperoleh di jaringan toko Erafone, Global Teleshop, Okeshop, dan Selular Shop.

Android One adalah program penyediaan ponsel terjangkau dari Google yang ditujukan untuk negara berkembang. Pabrikan ponsel rekanan Google bisa menggunakan rancangan dasar smartphone Android One untuk membuat produk masing-masing. 

Harga perangkat Android One yang akan beredar di Indonesia belum dicantumkan di situs Google. Saat pertama kali diluncurkan di India September lalu, ponsel-ponsel Android One dibanderol di kisaran harga 100 dollar AS atau sekitar Rp 1,3 juta.

Berikut spesifikasi singkat dari Evercoss One X, Mito Impact, dan Nexian Journey:

 Android One
Bentang layar4,5 inci
Resolusi layar854 x 480 piksel
ProsesorCortex A7 1,3 GHz quad-core
RAM1 GB
Kamera Belakang5 megapiksel
Kamera Depan2 megapiksel
Internal storage8 GB
Micro SDHingga 32 GB
Baterai1.700 mAh
SIM CardDual Micro SIM
Sistem operasiAndroid 5.1 Lollipop
Editor: Reza Wahyudi
Read More

Raup Rp 921 Triliun, Apple Jadi Perusahaan Paling Untung Sedunia

KOMPAS.com - Raksasa teknologi Apple mendulang prestasi menakjubkan pada kuartal IV 2014. Perusahaan berlogo apel tergigit ini meraih total pendapatan 74 miliar dolar AS atau setara Rp 921 triliun dalam waktu tiga bulan.

Dilansir KompasTekno (28/1/2015) dari Gigaom, pendapatan bersih Apple sebesar 18 miliar dolar AS atau setara Rp 225 triliun. Angka ini menjadikan Apple sebagai perusahaan dengan rekor pendapatan per kuartal tertinggi sepanjang sejarah dunia.

Sebelumnya, rekor dipegang Gazprom, perusahaan gas alam terbesar di dunia milik Rusia. Perusahaan itu pernah meraup keuntungan 16,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp 200 triliun. 

Jika dirunut, setiap jam Apple meraup keuntungan 8,3 juta dolar AS atau sekitar Rp 103 miliar.

CEO Apple, Tim Cook pun mengaku terkejut dengan keuntungan yang diraih. "Angka ini sulit dipahami. 34.000 iPhone terjual setiap jam, 24 jam per hari, setiap hari sepanjang kuartal ini," ia menjelaskan.

Berdasarkan data penjualan, iPhone berkontribusi paling besar terhadap keuntungan Apple. Apalagi, tahun lalu iPhone menelurkan iPhone 6. 

"iPhone 6 adalah produk terpopuler pada kuartal sebelumnya. Tapi penjualan sebesar 74,5 juta membuktikan bahwa semua iPhone adalah populer," Cook menjelaskan.
Read More

Sabtu, 04 April 2015

Microsoft Resmikan Spartan Sebagai Pengganti IE

KOMPAS.com - Bersamaan dengan pengenalan sistem operasi Windows 10 ke publik, Microsoft juga memperkenalkan peramban (browser) baru pengganti Internet Explorer yang diberi nama Project Spartan.

Namun, peramban baru yang sebelumnya santer dirumorkan tersebut nampaknya belum akan disertakan dalam versi Preview Windows 10. Belum pasti kapan Micorosft akan menyediakan Spartan bagi pengembang dan pengguna Windows 10. 

Joe Belfiore, Corporate Vice President Operating Systems Group Microsoft, dalam presentasinya saat memperkenalkan Spartan juga tidak menyebut detail teknis mesin peramban baru Microsoft itu.

Dikutip KompasTekno dari Tech Crunch, Rabu (21/1/2015) Belfiore hanya menyebut mesin baru yang diusung Spartan bisa menarik minat pengguna Windows di masa mendatang untuk menjajal Windows 10.

Seperti bocoran-bocoran sebelumnya, browser Spartan akan mendukung fitur asisten virtual Cortana yang akan menampilkan beragam informasi di halaman web yang sedang dibuka pengguna.

Tab di browser Spartan yang berada di sisi atas juga akan menampilkan preview kecil dari halaman web yang sedang berjalan. "Fokusnya adalah konten di halaman tersebut," demikian ujar Belfiore.

Sementara dalam hal desain, Spartan lebih fokus pada kesederhanaan. Microsoft belum menujukkan fitur wajib yang dimiliki browser lain, seperti halaman bookmark dan detail lainnya.

Untuk melihat seperti apa detail browser terbaru Microsoft ini, pengguna masih harus menunggu hingga mereka merilis Windows 10 Preview dengan Spartan.
Read More

Xiaomi Rilis Mi Note Pro, Phablet dengan RAM 4 GB

BEIJING, KOMPAS.com - Secara mengejutkan, pada hari Kamis (15/1/2015), Xiaomi merilis dua smartphone Android secara sekaligus. Setelah memperkenalkan Mi Note, CEO Xiaomi Lei Jun juga memperkenalkan phablet lain bernama Mi Note Pro.

Wartawan KompasTekno, Reska K. Nistanto berkesempatan hadir dalam acara perkenalan dua perangkat tersebut di Beijing, Tiongkok.

Xiaomi Mi Note Pro hadir dengan bentang layar yang sama dengan Mi Note, yaitu 5,7 inci. Bedanya, dukungan resolusi Note Pro jauh lebih besar, QHD 2.560 x 1.440 piksel. Sementara, Mi Note mendukung resolusi Full HD 1.920 x 1.080 piksel.

Dari segi "jeroan", ia dipersenjatai dengan prosesor Snapdragon 810 64 bit octa-core dari Qualcomm dan chip grafis GPU Adreno 430. Kedua chip tersebut dikombinasikan dengan RAM sebesar 4 GB.

Media penyimpanan internal dari Mi Note Pro cukup besar. Perangkat tersebut memiliki ROM atau penyimpanan internal sebesar 64 GB.

Perangkat ini juga mendukung jaringan 4G LTE Cat 9 yang dapat mengunduh data dengan kecepatan hingga 450 Mbps.

Mi Note Pro sendiri akan dijual dengan harga 3.299 Yuan atau sekitar Rp 6,7 juta.
Read More

Pakai WebOS, Smartwatch LG Bisa Kendalikan Mobil

KOMPAS.com - Seperti dirumorkan sebelumnya, LG ternyata memang membuatsmartwatch berbasis WebOS. Keberadaan smartwatch itu terkuak dalam ajang konferensi pers Audi di Consumer Electronic Show (CES) 2015, Rabu (8/1/2015).
Smartwatch tersebut saat acara melingkar di lengan bos Audi Dr. Ulrich Hackenberg. Ia menggunakannya untuk memanggil mobil tanpa pengemudi yang sedang didemokan.
Bos Audi itu mengatakan smartwatch tersebut hanya purwarupa saja dan belum memiliki nama.

Setelah ditelusuri, dikutip KompasTekno dari Android Centralsmartwatch misterius tersebut terlihat menggunakan sistem operasi WebOS.
Saat dilihat lebih dekat, smartwatch ini memiliki sejumlah ikon dengan bentuk mirip antarmuka (user interface) besutan LG. Pada bagian Setting pun tercetak nama LG W.
WebOS tersebut dulunya dikembangkan oleh Palm dan dirancang sebagai sistem operasi ponsel. Pada 2010, Palm dibeli oleh HP.

Kemudian pada 2013, LG membeli WebOS dari HP. Pembelian tersebut termasuk paten, sejumlah karyawan dan source code-nya.
LG telah mengungkap bahwa mereka sedang mengerjakan WebOS untuk diadopsi dalamsmartwatch. Namun belum ada kabar lanjutan tentang wujud smartwatch tersebut, hingga Hackenberg memakainya untuk mengendalikan mobil Audi.
Read More

Pegasus X002, Pesaing Redmi 1S dari Asus

KOMPAS.com - Redmi 1S besutan Xiaomi akan banyak mendapat hambatan dari kompetitor di pasar ponsel kelas entry level. Setelah Lenovo, kini giliran vendor asal Taiwan, Asus, yang bersiap menghadang melalui produk terbarunya, Pegasus X002.

Tidak jauh berbeda dari Redmi 1S, Pegasus X002 memiliki banderol harga yang murah, tetapi memiliki spesifikasi yang cukup tinggi.

Ponsel yang baru dirilis oleh Asus ini, seperti KompasTekno kutip dari PhoneArena, Rabu (24/12/2014), dijual dengan harga 799 yuan atau sekitar Rp 1,6 juta. Sebagai gambaran, Xiaomi Redmi 1S dijual dengan harga Rp 1,5 juta di pasar Indonesia.

Pegasus X002 dilengkapi layar sentuh berukuran 5 inci dengan dukungan resolusi 720 piksel. 

Ia ditenagai dengan prosesor 64-bit MT6732 1,5 GHz besutan Mediatek, RAM 2 GB, media penyimpanan internal berkapasitas 16 GB, dan baterai 2.500 mAh.

Di bagian belakang perangkat, Asus membenamkan kamera 8 megapiksel. Sementara, di bagian depan, terdapat kamera 5 megapiksel.

Pegasus X002 akan berjalan di sistem operasi Android 4.4 KitKat yang dipercantik dengan tampilan Asus Zen.

Pegasus X002 sudah bisa dipesan di Tiongkok mulai hari ini. 

Belum jelas apakah produk tersebut akan dipasarkan di luar Tiongkok atau tidak. Namun, bisa saja smartphone tersebut dijual di negara-negara tempat Xiaomi semakin populer, seperti Indonesia.
Read More

Jumat, 03 April 2015

Gadget Premium dengan Harga Terjangkau

KOMPAS.com - Kuartal terakhir tahun 2014 dipenuhi dengan peluncuran gadget untuk segmen menengah dan bawah dengan rentang harga Rp 1 juta-Rp 3 juta. 

Yang sekarang menjadi buah bibir adalah gadget yang mendekati produk premium, tetapi dengan harga yang bisa bersaing dengan produk pemula. Kualitas bagus dengan harga terjangkau.

Produk seperti itulah yang digarap produsen lokal yang digandeng Google dalam memproduksi Android One. 

Inisiatif telepon seluler (ponsel) terjangkau dengan kualitas mendekati produk premium itu diperkenalkan oleh Wakil Presiden Senior Google Sundar Pichai, dalam acara Google I/O, pertengahan tahun lalu.

Adalah Mito dan Evercoss, dua merek ponsel lokal, yang mengakui sudah dipilih Google sebagai mitra dari Indonesia.

Di India, Google menggandeng Karbonn, Spice, dan Micromax untuk memproduksi ponsel dengan harga Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta dengan spesifikasi seperti prosesor empat inti dan dua lubang kartu SIM.

Keunggulan Android One selain harga yang terjangkau, adalah prioritas untuk pembaruan perangkat lunak untuk sistem operasi Android Lollipop.

”Produksi sudah berlangsung, semua dan akan diumumkan secara resmi oleh Google pada kuartal pertama tahun 2015,” kata Djanto Djojo, Chief Marketing Officer Evercoss, yang ditemui awal Desember.

Salah satu tujuan perusahaannya bergabung dengan program ini tentu mendongkrak penjualan ponsel Evercoss dan juga mendongkrak jumlah migrasi pengguna ponsel pintar.

Langkah serupa ditempuh Microsoft yang menggandeng produsen lokal Advan untuk meluncurkan tablet elektronik dengan sistem operasi Windows 8.1 dengan harga Rp 2 juta. Microsoft sengaja mengincar segmen menengah dan bawah dengan menghadirkan sabak elektronik berukuran 8 inci dan 9,8 inci.

”Selama ini, produk tablet elektronik dengan sistem operasi terkesan mahal. Hari ini, kami membawa produk tersebut ke sebanyak mungkin pengguna,” ujar Presiden Direktur Microsoft Indonesia Andreas Diantoro, di sela penandatanganan nota kesepahaman Microsoft dan Advan, Rabu (3/12/2014).

Business Group Head Microsoft Indonesia, Lucky Gani, menjelaskan, mereka ingin menghadirkan produk Microsoft bagi konsumen yang sudah terbiasa dengan ekosistem Windows, seperti komputer di kantor atau di rumah, dan mengincar pengguna baru.

Mengincar migran

Ada semangat yang sama dari berbagai langkah yang dilakukan secara terpisah ini: Mereka semua mengincar pasar baru, yakni para pengguna ponsel dengan fitur dasar untuk segera bermigrasi ke ponsel pintar.

Di luar gegap gempita ekonomi yang tercipta dari ponsel di Indonesia, penggunanya ternyata bukan mewakili mayoritas. Berbagai studi menyebut bahwa komposisi pengguna ponsel pintar tidak kurang dari 40 persen, sementara selebihnya masih setia dengan ponsel yang hanya bisa dipakai untuk menelepon atau mengirim layanan pesan singkat (SMS).

Gambaran yang sama bisa dijumpai dari salah satu operator telekomunikasi, yakni Telkomsel. Dari 139 juta pelanggan, 65 persen darinya adalah pengguna ponsel fitur dasar.

Mereka tidak ingin ketinggalan dengan merangkul 17 pemegang merek yang mewakili 95 persen ponsel yang diedarkan di Indonesia untuk menawarkan paket data khusus yang berlaku tiga bulan sejak diaktifkan.

Tujuannya adalah mengajak pengguna untuk tertarik menggunakan ponsel pintar dan akhirnya belanja data setelah sebelumnya hanya untuk panggilan telepon dan hanya memakai layanan pesan singkat.

Toko online, seperti Lazada, juga memanfaatkan fenomena ini dengan menjadi kanal penjualan ponsel Xiaomi dan sukses menjual 85.000 unit ponsel dalam waktu dua bulan.

Kerja sama tersebut dilanjutkan dan diperluas dengan tipe ataupun merek lainnya. ”Komposisi pengguna ponsel pintar dan ponsel fitur sederhana di Indonesia terbalik dengan di Tiongkok. Namun, kita sedang beranjak ke sana, menuju revolusi ponsel,” kata Magnus Ekbom, CEO Lazada Indonesia, yang dijumpai pada hari Jumat (5/12/2014).

Dia menerangkan, kemajuan teknologi pula yang membuat konsumen bisa menikmati ponsel dengan teknologi setahun yang lalu dengan harga seperempatnya.

Inilah yang membuat pasar ponsel premium dengan harga terjangkau akan melejit di tahun mendatang dan akan lebih sulit lagi menemui ponsel murah dengan kualitas buruk.
Read More

Sony Diam-diam Perkenalkan Jam Tangan "e-Paper"

KOMPAS.com - Pada September, sebuah perusahaan bernama "Fashion Entertainments" memasang kampanye pengumpulan dana untuk pengembangan produk jam tangan berbasis e-paper.

Belakangan diketahui bahwa "Fashion Entertainments" tak lain merupakan perusahaan rekaan Sony yang dibuat untuk menyembunyikan identitas sebenarnya dari pembuat produk bersangkutan. Hal ini diungkapkan sendiri oleh Sony pada akhir minggu lalu.

Mengapa perlu repot-repot seperti itu? "Kami menyembunyikan nama Sony karena ingin melihat nilai sebenarnya dari produk ini, apakah akan ada permintaan untuk konsep yang bersangkutan," jelas seorang juru bicara proyek tersebut, seperti dikutip Kompas Teknodari The Wall Street Journal (2/12/2014).

Sony memang sedang berusaha melakukan diferensiasi di tengah ketatnya kompetisi pasar. Perusahaan Jepang itu tengah mencoba mengembangkan jam tangan dan dasi menggunakan material e-paper. 

CEO Sony Kazuo Hirai mendorong para pegawainya agar menelurkan ide-ide produk atau bisnis baru. Perusahaan kemudian akan memberi dukungan finansial untuk membantu merealisasikan ide yang muncul. 

Salah satu proyek yang muncul dari ide ini adalah Fes Watch bikinan "Fashion Entertainments" tadi. Ia adalah sebuah jam tangan pintar dari e-paper yang bisa mengubah penampilan berdasarkan gerakan tangan pengguna. Total terdapat 24 pilihan tampilan yang bisa dipilih secara manual.

Di samping jam tangan, bahan e-paper yang fleksibel ini nantinya bisa diaplikasikan ke produk-produk fashion lainnya.

Sony tidak mengungkapkan kapan Fes Watch akan benar-benar memasuki pasaran. Di situs pengumpulan dana, hanya disebutkan bahwa para pemberi dana bisa memesan dan menerima produk jam tangan itu pada Mei tahun depan.
Read More

OPPO Membuka Sesi Pre-Order R5

Jakarta – Tidak semua produsen smartphone dapat membuat smartphone dengan ketebalan dibawah 5 mm. Namun, OPPO Salah satu produsen terkemuka ponsel premium berhasil membuat smartphone dengan ketebalan 4.85 mm, R5.

Tidak hanya tipis, OPPO menyajikan hardware terkini pada perangkat ini. OPPO menyematkan prosessor Octa-core dari Qualcomm tipe MSM8939 dengan arsitektur 64 bit. Processor yang dikenal dengan nama snapdragon 615 ini memiliki kecepatan 1,5 Ghz pada masing – masing intinya. GPU Adreno 405 disematkan pada R5 untuk dapat menunjang aktifitas bermain game kelas berat.

Multitasking terasa lancar berkat 2 GB RAM yang ditanamkan OPPO pada R5. Untuk internalnya telah disematkan 16 GB sebagai ruang penyimpanan tanpa expansi. R5 juga menyematkan fitur USB OTG sebagai solusi penambahan memory. R5 dilengkapi dengan system operasi ColorOS 2.0 berbasis android 4.4 Kitkat.

Layar R5 memiliki penampang seluas 5.2 inch dengan resolusi Full HD 1080p (1920x1080). Kerapatan pixelnya 423 pixel per inch. Layarnya sendiri berjenis AMOLED yang kaya warna. R5 mengusung kamera utama 13 MP Stacked CMOS dengan diafragma F2.0. 

Sedangkan kamera depannya 5 MP dengan diafragma yang sama. Keseluruhan sistem kamera R5 telah disertifikasi oleh Schneider Kreuznach, pengembang lensa asal Jerman.

R5 dilengkapi baterai sebesar 2.000 mAH bersifat non-removable. Baterai ini cukup untuk membuat R5 bertahan seharian. Selain itu R5 dilengkapi VOOC Rapid Charge yang merupakan solusi charger cepat khas OPPO. VOOC menjamin dalam 30 menit pengisian daya dapat menghasilkan tingkat kepenuhan baterai sebesar 75%.
OPPO R5 Premiere package dilepas Rp.6.499.000,- selama masa pre-order. 

Harga tersebut sudah termasuk VOOC powerbank dan exclusive case. Pre–order OPPO R5 dapat dilakukan melalui re-seller online resmi produk OPPO, https://www.ofanstore.co.id/mulai dari 24 November sampai 14 Desember 2014.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai OPPO R5 silahkan mengunjungi halaman resmiwww.oppomobile.co.id atau melalui fanpage facebook OPPO Indonesia dan twitter@OPPOIndonesia. (adv)
Read More

Kamis, 02 April 2015

Tarif Broadband Indonesia Harus Turun

DENPASAR, KOMPAS.com – Pada awal November 2014 telah digelar National Broadband Symposium 2014, sebagai tindak lanjut dari program jaringan pita lebar. 

Ashwin Sasongko Sastro Subroto, peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengatakan, kesepakatan dalam National Broadband Symposium itu pembangunan jaringan pita lebar harus bisa menurunkan tarif akses broadband. 

“Harus kompetitif dengan negara-negara regional. Dan Indonesia, saat ini untuk data-data besar, bukan yang paling murah,” kata dia ditemui wartawan, Jumat (14/11/2014).

Simposium tersebut menyambut Peraturan Presiden tentang pengembangan jaringan pita lebar (broadband) yang pada awal September 2014, disahkan oleh Presiden kala itu, Susilo Bambang Yudhoyono.

Proyek ini juga menjadi salah satu prioritas dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Indonesia (MP3EI). 

Ashwin menerangkan saat ini, pola jaringan internet Indonesia sebagian besar masuk ke Batam kemudian ke Singapura. Mengapa demikian? Menurut Ashwin, akses broadband Singapura jauh lebih kompetitif. 

Menurut Ashwin, setidaknya target pengembangan jaringan pita lebar bisa membuat Indonesia sekompetitif Malaysia dan Singapura. 

“Sekarang kalau terbuka (pola jaringan) begini ya orang ke Singapura tho? Kita maunya (target) sekompetitif Singapura (tarifnya),” tutur Ashwin. 

Namun, untuk mencapai hal tersebut, Ashwin mengaku belum tahu target pemerintah, kapan hal itu bisa terealisasi. 

“Ini kita mesti nunggu pemerintah lagi. Seberapa besar APBN kita bisa diarahkan untuk pembangunan itu. Revisi APBN kan belum jadi. Kita berharap pembangunan IT bisa segera sampai ke daerah-daerah,” pungkas komisaris PT KAI (Persero) itu. 

Sebagai informasi, World Economic Forum 2011 menyebutkan, harga akses pita lebar (harga koneksi 512 Kbps) pada tahun ini sebesar Rp 600.000 per bulan. 

Artinya, dengan pendapatan penduduk sekitar Rp 2,57 juta per bulan, maka harga koneksi pita lebar Indonesia masih sebesar 23 persen. 

Padahal, menurut International Telecommunication Union (ITU), tarif pita lebar yang mendekati ideal, sebaiknya tidak lebih dari 5 persen pendapatan penduduk per bulan.
Read More

Penting, Cara Hapus Nomor Telepon di iPhone Lama

KOMPAS.com - Apple merilis tool baru yang berguna bagi pengguna iPhone untuk menghapus nomor ponsel mereka dari sistem layanan pesan Apple, iMessage. Tooltersebut bisa digunakan untuk mengatasi masalah pesan teks yang suka hilang saat berganti smartphone.

Dikutip KompasTekno dari Cnet, Minggu (9/11/2014), tool baru tersebut diam-diam ditambahkan Apple beberapa hari lalu untuk mengatasi masalah yang sering dijumpai oleh pemilik iPhone baru, yaitu kehilangan pesan teks.

Ketika pengguna iPhone mendaftar layanan iMessage untuk pertama kali, layanan tersebut akan melacak nomor ponsel pengguna, sehingga saat pengguna lain berkirim pesan, iPhone akan menyalurkannya ke iMessage.

Namun apa jadinya jika pengguna tak lagi memakai iPhone? Sebelumnya mereka harus menonaktifkan iMessage di iPhone lama sebelum beralih ke iPhone baru, Android, atau Windows Phone. Namun, mematikan iMessage kadang juga tidak membantu.

Seorang pengguna Apple bahkan pernah menuntut Apple karena semua pesan yang dia kirim ternyata tidak pernah sampai ke tujuan. Mereka menganggap pesan yang terkirim itu selalu diterima.

Dengan tool baru yang diperkenalkan Apple, iPhone akan menghapus nomor registrasi yang dipakai untuk layanan iMessage dalam perangkat sebelumnya.

Pengguna iPhone lama juga bisa melakukannya melalui salah satu fitur yang disediakan Apple, yaitu dengan memasukkan nomor telepon mereka dan menerima kode konfirmasi yang bisa digunakan untuk menghapus nomor ponsel mereka.

Ada dua metode yang diberikan oleh Apple untuk deregister nomor ponsel pengguna. Dua metode itu bisa digunakan untuk pengguna yang masih memakai iPhone dan yang sudah tidak lagi.

Bagi pengguna yang masih memakai iPhone, mereka bisa amembuka menu melalui "Settings > Tap Messages > Turn iMessage off". 

Sementara bagi pengguna yang sudah tidak lagi menggunakan iPhone, mereka bisa melakukan proses deregister melalui halaman yang disediakan Apple di tautan berikut ini. Masukkan nomor ponsel ke kolom yang sudah disediakan, lalu memasukkan kode konfirmasi 6 digit yang dikirim.

Namun saat dicoba oleh KompasTekno, halaman tersebut belum mendukung pengguna yang berada di Indonesia. Saat dipaksa dengan memasukkan kode "+62" pun situs Apple tidak bisa mengirim kode konfirmasi.
Read More

HTC One Versi “Plastik” Dibanderol Rp 7,5 Juta

KOMPAS.com - Pertama kali diperkenalkan pada pertengahan tahun ini, HTC One E8 telah resmi memasuki pasaran Indonesia. Berdasarkan keterangan tertulis yang diterimaKompas Tekno, pihak HTC Indonesia mematok harga HTC One E8 di kisaran Rp 7,5 juta.

Dengan penampilan yang mirip, HTC One E8 tak ubahnya “saudara kembar” dari ponsel andalan HTC, One M8. Kedua ponsel memiliki desain yang erupa, dengan bezel berwarna hitam dan dua buah grill speaker yang mengapit layar di bagian atas dan bawah.

Tetapi terdapat sejumlah perbedaan antara HTC One M8 dan E8. Yang paling kentara mungkin adalah jenis material bahan cangkang. Alih-alih logam aluminium seperti One M8, HTC memilih bahan plastik untuk One E8.

Perbedaan lain bisa ditemui di sektor kamera, di mana One E8 menggunakan unit 13 megapixel dan kamera depan 5 megapixel.

Di dalamnya, jeroan HTC One E8 kurang lebih serupa dengan “kembarannya”, mencakup prosesor quad-core Snapdragon 801, 2,5 GHz, RAM 2GB, kapasitas media internal 16 GB, slot micro-SD hingga 128 GB, layar 5 inci (1920x1080), baterai 2.600 mAh, dan sistem operasi Android 4.4.2 Kitkat.

Keunikan yang ditawarkan HTC One E8 dibanding M8 adalah fasilitas Dual (nano) SIM di mana pengguna bisa mengaktifkan dua nomer seluler sekaligus.
Read More

Flashdisk Jadi "Kunci" Akun Google

KOMPAS.com - Google memperkenalkan metode keamanan terbarunya. Selainpassword dan otentikasi dua tahap, kini Google memperkenalkan perangkat USB flashdisk sebagai "kunci" untuk semua layanan online-nya.

Flashdisk yang diperkenalkan oleh Google tersebut ditujukan untuk memberikan perlindungan lebih bagi akun-akun layanan Google yang tingkat keamanannya sensitif.

Metode tersebut, dikutip KompasTekno dari Digital Trends (21/10/2014), disebut Security Key. Teknologi itu menggunakan protokol Universal 2nd Factor (U2F) buatan FIDO Alliance.

Flashdisk yang akan dipakai harus dipasangkan terlebih dahulu dengan akun Google. Setelah itu, tiap kali pengguna login, flashdisk tersebut juga harus ditancapkan di komputer/laptop melalui port USB. 

Menurut Google, keunggulan proteksi itu adalah pengguna bisa menghindari phishing danscam, atau penipuan dan pencurian data. Karena, Security Key hanya akan bekerja dengan situs Google yang asli, bukan situs imitasi yang didesain untuk menipu penggunanya.

"Saat Anda masuk ke akun Google dengan menggunakan Chrome dan Security Key, maka Anda bisa yakin bahwa identitas kriptografik di dalamnya tidak bisa ditipu," terang juru bicara Google, Nishit Shah.

Untuk mengetahui lebih banyak tentang metode Security Key, Google telah menjelaskannya di blog resmi perusahaan. Anda bisa membacanya melalui tautan berikut ini.
Read More

Project Katalis: Dukung Gerakan Hijau secara Digital

KOMPAS.com - Project Katalis adalah sebuah platform untuk mempertemukan dan mendorong kolaborasi antara para pegiat gerakan sosial (social movement) dengan para developer aplikasi untuk menciptakan solusi teknologi yang bertujuan mendukung gerakan tersebut memiliki dampak yang lebih besar. 

Program ini mengambil semangat Sumpah Pemuda yang bertujuan untuk mempersatukan pemuda untuk bergerak menuju Indonesia lebih baik.

Sudah tidak asing lagi bahwa masalah lingkungan sudah menjadi masalah klasik di Indonesia, khususnya di kota-kota besar. Sampah, krisis air bersih, boros energi sampai polusi terjadi dimana-mana. 

Dari masalah-masalah tersebut, pada tahun 2005 sejumlah mahasiswa Institut Teknologi Bandung menggagas Greeneration Indonesia (GI). Greeneration Indonesia adalah sebuah wirausaha sosial yang menawarkan gaya hidup ramah lingkungan melalui produk dan program yang dijalankan.

Lihat lebih lanjut di: http://ziliun.com/id/articles/greeneration-indonesia-gaya-hidup-hijau-untuk-semua  

Program-program yang sukses dijalankan GI adalah Kebunku dan MasukRT. Kebunku mengajarkan siswa-siswa sekolah untuk menanam pohon. Sedangkan MasukRT adalah manajemen sampah di kawasan Bandung. 

Selain itu, GI juga mengeluarkan produk yang ramah lingkungan, seperti baGoes. Sebuah tas ramah lingkungan yang bisa menggantikan kantong-kantong plastik yang sulit didaur ulang.

Mengajak orang untuk berperilaku hijau bisa dengan berbagai cara, salah satunya dengan membuat sebuah aplikasi yang bisa mengidentifikasi kebiasaan mana yang baik untuk lingkungan, serta konten dan tips yang bisa mendorong mereka untuk berperilaku hijau secara konsisten.

Sadar lingkungan secara lebih mudah dan nyaman dengan teknologi, kenapa tidak?

Tertarik untuk membantu gerakan-gerakan sosial dalam Project Katalis? Daftarkan diri Anda melalui katalis.ziliun.com.

KompasTekno merupakan rekanan media untuk Project Katalis. Dalam beberapa hari ke depan profil gerakan sosial dalam Project Katalis akan ditampilkan di KompasTekno.
Read More

"SD Card" Kapasitas Terbesar di Dunia Dijual Rp 11 Juta

KOMPAS.com - Kartu memori jenis SD Card dengan kapasitas penyimpanan 512 GB sudah diproduksi oleh SanDisk. Kartu penyimpanan flash yang diklaim memiliki kapasitas terbesar di dunia itu kini juga mulai dipasarkan di Indonesia.

Acara peluncuran SanDisk Extreme PRO SDXC 512 GB berlangsung di Jakarta, Selasa (30/9/2014). Menurut Idris Effendi, Country Manager, SanDisk Corporation, SanDisk mencoba mendorong batas-batas teknologi untuk memberikan konsumennya solusi inovatif.

Dengan memberikan kartu SD kapasitas terbesar, SanDisk berharap bisa memenuhi kebutuhan profesional industri yang memerlukan, seperti industri perekaman video Ultra High Definition (3840x2160p) atau disebut 4K.

Selain itu, SanDisk Extreme PRO SDXC 512 GB juga ditujukan untuk industri perekaman video Full HD 1080p serta pelaku industri fotografi yang sering memotret dengan mode burst.
“Ultra HD 4K merupakan contoh dari teknologi yang mendorong kami untuk mengembangkan solusi penyimpanan baru yang mampu menangani ukuran file yang besar," ujar Idris.

"Kartu ini memungkinkan profesional untuk menyimpan konten lebih banyak dibandingkan yang pernah ada sebelumnya,” kata Idris dalam keterangan tertulis yang diterimaKompasTekno.

Dengan kartu penyimpanan baru ini, selain kapasitas yang besar, SanDisk juga menjanjikan ketahanan kartu penyimpanan flash-nya itu tahan terhadap suhu dan cuaca ekstrim, termasuk cipratan air. Kecepatan transfernya juga diklaim SanDisk mencapai 95 MB/s. Selain itu, masih ada software RescuePRO untuk keperluan recovery data.

Kartu memori UHS-I SDHC/SDXC SanDisk Extreme PRO tersedia melalui jaringan distributor resmi SanDisk dan reseller terpilih di Indonesia dalam kapasitas 512 GB, 256 GB dan 128 GB. SanDisk Extreme PRO SDXC 512 GB akan tersedia dengan harga Rp 11 juta.
Read More

Rabu, 01 April 2015

Printer Foto Epson Dijual Rp 85 Juta di Indonesia

KOMPAS.com - Epson meluncurkan printer foto dry-lab berbasis inkjet, Epson SureLab SL-D700 untuk pasar Indonesia, Senin (15/9/2014). 

Printer yang menyasar pengusaha pencetakan foto ini menawarkan kemudahan dan fleksibilitas dalam mencetak foto-foto profesional, kartu ucapan, undangan, brosur, pamflet promosi, dan lanskap panorama.

Printer ini diklaim Epson menawarkan biaya cetak yang terjangkau, fleksibilitas tinggi, dan pemeliharaan yang lebih mudah kepada pemilik usaha pencetakan foto.

“Kami sangat bangga dapat menghadirkan printer foto dry-lab Epson Surelab SL-D700 yang menghasilkan cetakan berkualitas tinggi sesuai dengan kebutuhan konsumen," kata M. Husni Nurdin, Deputy Country Manager PT Epson Indonesia dalam pernyataan press yang diterima KompasTekno.

Printer SureLab SL-D700 menggunakan tinta 6-warna Epson UltraChrome D6-S dengan kartrid berukuran 200 ml. Printer SureLab SL-D700 memiliki kemampuan mencetak pada media berukuran lebar 8 inci dan kecepatan hingga 360 lembar 4R per jam. 

Printer mengkonsumsi tenaga lebih rendah dibandingkan wet lab, dan tidak memerlukan air, saringan udara, maupun bahan kimia. Hal ini mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan dan menawarkan total biaya kepemilikan yang rendah. 

SL-D700 mendukung cetak panorama pada media Glossy, Luster dan Matte. Sistem bekerja secara cepat tanpa proses pemanasan bahan kimia terlebih dahulu, dan dapat secara otomatis menyortir hasil cetak.

Epson Surelab SL-D700 sudah mulai dipasarkan di Indonesia dengan harga Rp 85 juta.

Spesifikasi Epson SureLab SL-D700:

• Dimensi : 46 cm x 43 cm x 36 cm
• Teknologi : 6 Warna UltraChrome D6-S
• Resolusi : 1440 x 720 dengan 2,5 picoliter
• Tipe Media : Glossy, Luster, dan Matte
• Ukuran Media : 5”. 6”, 8” (inci)
• Kecepatan Cetak : 360 lembar 4R, 180 lembar 6R/jam
• Sistem : Windows dan Mac
Read More

Perangkat Core M Dijanjikan Hadir Oktober

SAN FRANCISCO, KOMPAS.com - Setelah resmi meluncurkan Core M di Berlin, Jerman, Intel menjanjikan perangkat yang menggunakan prosesor mobile itu akan tersedia di pasaran mulai Oktober tahun ini.

Core M adalah bagian dari keluarga prosesor baru bernama Broadwell yang diproduksi menggunakan teknologi fabrikasi 14 nm yang dijanjikan lebih hemat daya dibandingkan generasi sebelumnya, Haswell.

"Prosesor Core M yang menggunakan teknologi 14 nm bakal tersedia di beberapa merek perangkat 2 in 1," kata Kirk Skaugen, Senior Vice President and General Manager PC Client Group Intel, pada acara Intel Developer Forum 2014 di San Francisco, AS, Selasa (9/9/2014).

Ada delapan model perangkat "2 in 1" yang pertama mengusung prosesor Core M: Acer Aspire Switch 12, Asus Transformer Book T300FA, Asus Transformer T300 Chi, Asus Zenbook UX305, Dell Latitude 13 7000, HP Envy x2, Lenovo Thinkpad Helix, dan Wistron N-Midas.

Delapan perangkat tablet yang bisa berubah menjadi laptop dan sebaliknya ini akan menggunakan salah satu dari dua versi Core M, yaitu Core M 5Y10/ 5Y10a dengan kecepatan hingga 2 GHz dan Core M 5Y70 yang kinerjanya lebih tinggi dengan kecepatan 2,6 GHz.

Tak seperti laptop pada umumnya, Intel menyebutkan laptop-tablet Core M tidak perlu menggunakan kipas pendingin karena prosesor ini juga memiliki suhu operasi yang rendah. Ini berkat penggunaan teknologi fabrikasi 14 nm yang "menciutkan" ukuran fisik prosesor sambil turut menekan penggunaan daya dan panas yang dihasilkan. 

Dibandingkan teknologi 22 nm yang dipakai pada prosesor Intel sebelumnya, penghematan daya yang dihasilkan teknologi 14 nm mencapai 25 persen, sementara kinerja prosesor bisa dipertahankan pada tingkat yang sama.

Konsumsi daya Core M yang disebutkan hanya berkisar pada angka 4,5 watt, tak sampai setengah dari seri prosesor Haswell yang berkisar di 11,5 watt.

Teknologi fabrikasi 14 nm juga akan digunakan di prosesor kelas desktop, Core i3, i5, dan i7. Platform 14 nm di desktop bersandi Skylake ini telah diresmikan kehadirannya dan perangkatnya dijanjikan akan tersedia pada pertengahan tahun depan.
Editor: Wicak Hidayat
Read More

Opera Mini Beta Hadir di Windows Phone

KOMPAS.com - Aplikasi peramban internet Opera Mini sudah tersedia dalam platform Windows Phone. Namun, untuk saat ini ketersediaannya baru berupa versi beta dan ditujukan bagi mereka yang mau menguji browser tersebut.

Untuk mencoba browser Opera Mini di Windows Phone, pengguna harus melakukan pendaftaran dulu di situs resmi Opera untuk Windows Phone (http://www.opera.com/wpbeta), dengan cara memasukkan alamat e-mail.

Opera kemudian akan mengirimkan email balasan ke pendaftar yang berisi tautan untuk mengunduh aplikasi browser tersebut di Windows Phone.

Rencana Opera untuk menghadirkan browsernya ke platform Windows Phone sudah dimulai sejak Agustus 2013 lalu. Saat itu, Opera baru mengatakan akan mengumumkan jika sudah siap.

Browser Opera Mini menurut situs Phone Arena saat ini sudah digunakan oleh lebih dari 300 juta orang di seluruh dunia. Angka tersebut diprediksi akan terus bertambah saat versi resminya meluncur dan tersedia untuk platform Windows Phone.
Saat ini, Opera Mini baru tersedia untuk platform Android dan iOS sebagai aplikasi gratis.
Sumber: Phone Arena
Editor: Reza Wahyudi
Read More